Saat membuat website, Anda harus memiliki nama domain sendiri sebagai alamat untuk mengakses. Saat baru mendaftar nama domain baru dan memeriksanya dengan mengetik alamat url, terkadang Anda akan mengalami masalah dimana situs atau laman yang baru saja dibuat tidak ada. Inilah yang dinamakan sebagai propagasi. Propagasi DNS atau propagasi domain adalah proses dimana setiap server di website melakukan proses update informasi terbaru. Saat itulah akan ada jeda antara ketika Anda melakukan perubahan informasi tersebut dan saat server sudah mendaftarkan secara resmi nama domain baru tersebut.

 

Penyebab Terjadinya Propagasi DNS dan Waktu yang Dibutuhkan

Propagasi DNS ini bisa terjadi ketika Anda mengubah nama domain atau juga ketika Anda berpindah penyedia hosting. Sebagai sebuah jeda, akan ada waktu atau masa transisi yang harus Anda lalui hingga situs Anda bisa dikenali. Untuk masa atau waktu yang dibutuhkan hingga proses propagasi itu selesai memang tidaklah pasti. Ada berbagai variasi waktu yang dibutuhkan mulai dari yang paling singkat hingga maksimal 1×24 jam. Setelah itu, domain Anda sudah aktif dan bisa diakses lagi. Selain itu, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan server melakukan propagasi ini, diantaranya adalah:

 

  1. Usia dari Nama Domain

Usia dari nama domain akan sangat mempengaruhi waktu atau masa propagasi yang dibutuhkan. Jika idealnya waktu yang dibutuhkan adalah maksimal 1×24 jam, maka waktu ini pun bisa berubah. Semakin baru atau semakin muda usia domain waktu yang dibutuhkan untuk melakukan propagasi DNS juga semakin lama.

 

  1. ISP (Internet Service Provider)

Faktor lain yang tak kalah penting dalam menentukan masa propagasi DNS adalah Internet Service provider. ISP yang Anda gunakan sebagai pengguna akan mempengaruhi waktu propagasi DNS nya. Mengapa demikian? Hal ini karena DNS yang baru saja Anda buat atau baru saja diaktifkan masih harus melakukan penyesuaian dengan Internet Service Protokolnya. Penyesuaian ini ditujukan agar DNS yang baru bisa diaktifkan oleh ISP di dalam kondisi tertentu.

 

  1. Register

Satu lagi faktor yang juga mempengaruhi adanya propagasi DNS adalah register atau tempat pengguna mendaftarkan domainnya. Tempat Anda mendaftarkan domain ini juga mempengaruhi kecepatan proses propagasi DNS yang Anda lakukan. Biasanya, domain dengan nama internasional akan memberikan respon yang lebih cepat apabila dibandingkan dengan jika Anda melakukan register dengan nama lokal. Waktu tayang atau TTL juga bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kecepatan proses propagasi. TTL adalah waktu atau periode yang digunakan oleh server untuk menyimpan informasi catatan DNS Anda. TTL ini bisa ditetapkan sendiri oleh pengguna sehingga waktu atau kecepatan propagasi juga berbeda-beda antar satu pengguna dengan pengguna lainnya.

 

Proses propagasi memang tidak berlaku atau terjadi pada setiap pengguna website. Proses ini hanya akan terjadi jika Anda baru membuat laman website atau berpindah penyedia hosting. Intinya, ketika Anda melakukan perubahan data informasi, maka server juga harus malakukan update. Saat itulah masa propagasi dimulai.

 

Meskipun propagasi tidak berlaku bagi semua pengguna webiste, namun ada faktor-faktor yang bisa mempengaruhi terjadinya proses propagasi tersebut. Proses-proses di atas adalah beberapa faktor yang mempengaruhinya. Masih ada beberapa faktor lainnya, namun faktor di atas adalah faktor paling dominan yang menyebabkan terjadinya propagasi. Waktu terjadinya pun juga tidak sama antar satu pengguna dan pengguna lain. Jadi ketika melakukan proses propagasi ini dibutuhkan kesabaran lebih.

 

Rekomendasi webhosting terbaik indonesia https://www.jakartawebhosting.com/